Penggunaan Dan Pertanggungjawaban Dana Jamkesmas dan Jampersal 2011

Tinggalkan komentar


scan0001 scan0002scan0003

SISTEM INFORMASI KESEHATAN (SIK) DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN JEPARA

17 Komentar


DENGAN SEKALI KLIK 

DATA INFORMASI TERSAJI DI SISTEM INFORMASI KESEHATAN (SIK) SECARA  CEPAT DAN AKURAT

 

Oleh : Abdul Qorib, SKM, MMKes

Staf Subag Perencanaan dan Evaluasi DKK Jepara

 

Sistem informasi kesehatan (SIK) merupakan suatu pengelolaan data yang menghasilkan informasi di seluruh tingkat baik DKK maupun Puskesmas beserta jaringannya yang dikelola secara sistematis dalam rangka meningkatkan penyelengggaraan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini berdasarkan pada Kepmenkes No.004/Menkes/SK/I/2003 tentang kebijakan & strategi desentralisasi bidang kesehatan dan Kepmenkes No.932/ Menkes/SK/VIII/2002 tentang petunjuk pelaksanaan pengembangan sistem laporan informasi kesehatan kabupaten/kota. Selain SIK Kabupaten, sekarang ini juga sedang dikembangkan SIKNAS tingkat nasional oleHh PUSDATIN.

 

 

Dalam kehidupan sehari-hari dapat kita rasakan bagaimana sulitnya menentukan kebijakan atau pengambilan keputusan yang baik bila data/informasi yang akan dipakai untuk mendasarinya kurang atau tidak cukup tersedia. Tanpa dukungan data/informasi yang baik kebijakan yang kita ambil akan kurang tepat atau keliru.

Dari permasalahan diatas SIK adalah salah satu solusi yang dapat menjawab tantangan tersebut. SIK adalah integrasi semua aspek informasi tentang kesehatan, meliputi manusia, manajemen, alat dan teknologi, terutama komputer. Sistem Informasi Kesehtan memungkinkan diperolehnya informasi kesehatan baik pasien, dokter, Kepala Puskesmas, dan Pejabat Pengambil Keputusan lainnya dengan cepat dan mudah menurut ketentuan dan kepentingan masing-masing.

Dengan diaplikasikannya SIK di Puskesmas Karimunjawa tanggal 20 juli 2011 atas mandat dari dr. Agussalim Riyadi, MM (Ka. DKK Jepara), maka Puskesmas Karimunjawa sudah menyetarakan diri dengan 20 puskesmas lainnya di wilayah Kab. Jepara dalam memenejemen datanya.

Saat ini SIK di DKK Jepara telah mengalami perkembangan yang sangat pesat, baik perkembangan dalam bidang software, hardware, serta kemampuan petugas. Software SIK sampai saat ini mampu mendukung kegiatan loket pendaftaran puskesmas sehingga riwayat sakit penderita beserta keluarga (Family Folder) dapat terekam dengan baik dan mudah dicari apabila dibutuhkan. Diagnosa dan perintah pengobatan dientrykan melalui komputer ruang pemeriksaan dan saat itu juga petugas apotik dapat menyiapkan obat pasien.

Dari kegiatan sederhana tersebut komputer mampu mengolah data menjadi informasi sebaran penyakit dalam bentuk peta wilayah, 20 besar penyakit yang ada, pengawasan wabah/KLB mingguan, serta laporan penyakit lainnya seperti ISPA, Diare, PTM dll. Disamping itu dihasilkan penghitungan obat yang rinci dan tepat mengenai penerimaan dan pemakaian obat sehingga dapat membantu mengenai perancanaan ataupun penyetokan obat yang mana obat yang banyak dibutuhkan dan menghindari stok obat berlebih ataupun kurang. Dari setiap pelayanan yang diberikan baik oleh dokter, perawat dan bidan akan dihitung oleh komputer menjadi laporan kinerja yang merupakan pendukung dalam penetapan angka kredit. Informasi mengenai karyawan tentang kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, pensiun pegawai, DUK dll dapat diakses denngan cepat melalui SIK.

Semua Kegiatan di atas tidak hanya berlangsung di puskesmas saja namun sub unit seperti PKD, Puskesmas keliling, dan Puskesmas Pembantu juga di wajibkan untuk mengentrykan datanya, sehingga tercipta data yang acuntable, akurat dan tepat waktu dan akhirnya mampu mendukung pengambilan keputusan yang berkualitas pula.

Software SIK telah mengalami beberapa pengembangan. Dari versi sik 1.0 dikembangkan menjadi sik 2.0 dan saat ini sedang dikembangkan sik 3.0 yang didalamnya ditambahkan modul PWS KIA yang akan memantau kegiatan kesehatan ibu dan anak baik di BPS maupun posyandu mengenai Imunisasi, gizi dan penimbangan balita, pelayanan persalinan, nifas dan neonatus. PWS KIA akan mencakup semua catatan pelayanan nakes yang diberikan kepada pasien sejak lahir, neonatus, bayi, balita, usia SD, remaja, imunisasi capeng, hamil, melahirkan, nifas, KB dan manula.

Selain itu modul SIMKESLING (Sistem Informasi Menejemen Kesehatan Lingkungan) akan menambah sempurnanya aplikasi SIK. Semua data tentang pengawasan Lingkungan, Pengawasan Air Bersih, Pengawasan Jamban, Pengawasan Makanan dan Minuman, dll.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, DKK melalui program SIK telah berusaha meningkatkan sarana hardware yang ada. Jumlah komputer di tingkatkan secara bertahap yaitu tahun 2007 12 unit, th 2008 20 unit, th 2009 32 unit, th 2010 20 unit, total 84 unit komputer. Data-data yang ada di tiap server puskesmas akan dipancarkan melalui WAN yang ada di menara triangle yang ada di tiap-tiap puskesmas. Saat ini DKK Jepara mempunyai 19 unit menara triangle (di puskesmas, instalasi farmasi, DKK) dan 10 menara pipa di PKD. Untuk kelancaran data, transfer data juga di kembangkan melalui sistem upload dan download via internet.

Dari kemajuan-kemajuan yang ada DKK Jepara juga menyadari masih banyaknya kekurangan, misalnya jumlah komputer yang ada tidak sebanding dengan aktivitas kegiatan yang ada, Untuk puskesmas induk jumlah standar adalah 10 unit PC per puskesmas dan 1 unit laptop per PKD serta 20 unit PC di DKK. Untuk masalah tenaga, DKK hanya mempunyai 1 orang ahli dalam bidang alur program dan konten kesehatan dan 1 orang tenaga teknisi komputer. Serta alokasi dana untuk SIK yang masih jauh dari yang diharapkan.

Namun demikian, saat ini SIK mampu memberikan data yang optimal misalnya tahun 2010 sebanyak 1.081.635 data kunjungan pasien puskesmas secara by name ter-entry ke dalam SIK yang bagi sebagian besar Kabupaten/Kota di Jawa Tengah menjadi masalah, tetapi di Kab. Jepara SIK sudah eksis dan sudah tidak bisa terpisahkan dengan puskesmas. Bahkan di tahun 2010 Kab. Kudus ikut mengunakan aplikasi SIK Jepara dan meminta bantuan team SIK Jepara ikut membina SIK Kudus.

UPDATE APLIKASI SIK

6 Komentar


download sik jepara version 3.2

download update database sik jepara version 3.2

download database obat jepara 2012_12_10

download sik kudus version 3.3

download database sik kudus version 3.3

download sik tegal version 2.0

CARA UPDATE OBAT

Letakkan Folder “updateobat” hasil download database obat jepara 2012_12_10 ke drive D

kemudian buka folder dan temukan file updateobat.bat…

klik 2 kali….

tunggu sampai selesai

SELAMAT MENCOBA

 

CARA UPDATE APLIKASI KUDUS

Extrak Folder “sikkudus_33.zip” hasil download sik kudus version 3.3 ke Address C:\Inetpub\wwwroot

tunggu sampai selesai

SELAMAT MENCOBA

 

CARA DATA BASE SIK KUDUS

extract file “updatesik_kudus_33.zip” hasil download database sik kudus version 3.3 ke drive D

kemudian buka folder updatesik_kudus_33  di drive D dan temukan file update_sik_puskesmas.bat…

klik 2 kali….

tunggu sampai selesai

SELAMAT MENCOBA

 

BUKU PETUNJUK SIK

6 Komentar


BUKU PETUNJUK SIK

FITUR-FITUR DALAM SOFTWERE SIK

  1. SIMPUS
    1. PAKET A (APLIKASI LOKET PENDAFTARAN)
      1. Input pasien baru
      2. Cari Pasien
      3. Edit Pasien
      4. Tambah Keluarga Pasien
      5. Hapus Pasien
      6. Cari Data pasien RJ
      7. Cari pasien Askeskin
      8. Laporan Kunjungan Rawat Jalan
      9. Rincian Keuangan Rawat Jalan

10.  Daftar Pasien Rawat Jalan (by name)

11.  Laporan Kunjungan Harian

12.  Laporan Kunjungan Bulanan

13.  Laporan Kunjungan Tahunan

  1. PAKET B (APLIKASI BP UMUM, KIA, BP GIGI, POLI MATA, IGD DLL)
    1. Daftar tunggu
    2. DIagnosa ICD 10
    3. Edit pasien
    4. Rekam medic
    5. Tindakan UGD
    6. Tindakan Keperawatan
    7. Pemeriksaan Penunjang (EKG, Rontgen dll)
    8. Kunjungan sehat (imunisasi, KB)
    9. Laboratorium

10.  Penyebaran penyakit RJ (Pemetaan/GIS)

11.  Lap 20 besar penyakit

12.  Lap kesakitan (LB 1)

13.  Lap MTBS

14.  Lap Ispa

15.  Lap w2 RJ

16.  Lap PTM

17.  Lap Kunjungan Puskesmas berdasarkan jenis kasus

18.  Lap Kunjungan Puskesmas berdasarkan jenis bayar

19.  Lap Gigi dan Mulut

  1. SIMKA
    1. Input data pegawai
    2. Daftar data pegawai
    3. Daftar urutan kepangkatan
    4. Laporan Kinerja Pegawai
    5. Cari data pegawai
  2. SIMO
    1. Menu Transaksi
      1. Input Obat beli
      2. Terima dari Gudanf farmasi kab
      3. Input obat baru
      4. Input Obat Masuk
      5. Laporan Gudang Farmasi
  1. LAPORAN GUDANG FARMASI
  2. LPLPO
  3. LPLPO GUDANG OBAT
  4. LPLPO OBAT BELI
  5. PENGELUARAN GUDANG OBAT
  6. PEMAKAIAN OBAT PER UNIT
  7. STOK AKHIR OBAT PER UNIT
  8. DAFTAR OBAT PER PASIEN
  9. LAPORAN PENGELUARAN OBAT HARIAN

K.  DAFTAR OBAT MASUK

  1. INPUT OBAT RESEP

M. HAPUS OBAT RESP

N.  EDIT OBAT RESEP

SELENGKAPNYA…….

  1. I. MASUK APLIKASI SIK
  1. LOGIN SIK

Agar anda bisa meng-entry data Puskesmas, pasien, diagnosa, maupun resep obat ke dalam aplikasi SIK, anda harus login terlebih dahulu ke aplikasi SIK. Berikut adalah langkah- langkah yang harus anda tempuh:

Klik 2 kali (doble clik) icon “Internet Explorer” pada desktop (layar komputer) anda.

Apabila tidak terdapat icon “Internet Explorer” pada layar komputer anda, anda bisa klik “start” kemudian klik “Internet Explorer”.

Setelah anda klik “Internet Explorer” akan muncul tampilan seperti di bawah ini

Pada kotak addres ketiklah alamat: contoh “pecangaan” maka anda sudah membuka komputer Puskesmas Pecangaan.

Berikut ini adalah daftar alamat komputer:

NO ADDRES TUJUAN KOMPUTER
1 sik.jpr SERVER JEPARA
2 Renval RENVAL
3 KEDUNGI KEDUNG I
4 KEDUNGII KEDUNG II
5 PECANGAAN PECANGAAN
6 KALINYAMATAN KALINYAMATAN
7 WELAHANI WELAHAN I
8 WELAHANII WELAHAN II
9 MAYONGI MAYONG I
10 MAYONGII MAYONG II
11 NALUMSARI NALUMSARI
12 BATEALIT1 BATEALIT
13 TAHUNAN TAHUNAN
14 JEPARA JEPARA
15 MLONGGO MLONGGO
16 PAKISAJI PAKISAJI
17 BANGSRII BANGSRI I
18 BANGSRI2 BANGSRI II
19 KELINGI KELING I
20 KELINGII KELING II
21 KEMBANG1 KEMBANG
22 DONOROJO DONOROJO

Untuk login ke program SIK, anda harus mengisi “User Name” dan “Password” terlebih dahulu.

User name dan password harus SAMA

Pengisian user name dan password menggunakan huruf KAPITAL sesuai dengan nama Puskesmas.

Penulisan user name dan password yang tidak benar tidak akan di izinkan masuk ke aplikas SIK.

Contoh: user name: “JEPARA”, maka passwordnya: “JEPARA”.

Setelah itu klik “Login”.

Dibawah ini adalah contoh pengisian user name dan password Puskesmas Jepara.

Setelah anda klik “Login”, maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

  1. BEBERAPA PETUNJUK APLIKASI

Dimenu ini kita memberikan beberapa petunjuk yang akan berguna bagi anda dalam pengoperasian aplikas SIK. Berikut adalah langkah- langkahnya:

Klik tulisan “Beberapa Petunjuk Aplikasi”.

Ingat, petunjuk- petunjuk itu bisa terbuka jika pointer sudah berubah menjadi bentuk tangan, bukan bentuk panah.

Setelah anda klik “Beberapa Petunjuk Aplikas, akan muncul tampilan seperti di bawah ini.

Pilih salah satu petunjuk aplikasi yang anda butuhkan.

Setelah anda klik salah satu petunjuk yang ada, maka akan muncul kotak dialog seperti di bawah ini.

Apabila anda ingin membuka petunjuk tersebut, anda klik “Open” pada kotak dialog diatas. Tunggulah beberapa saat hingga petunjuk yang ada muncul pada layar komputer anda.

Apabila anda ingin menyimpan petunjuk tersebut kedalam komputer, anda klik “Save” pada kotak dialog diatas.

Setelah itu akan muncul tampilan seperti yang ada di bawah ini. Kemudian klik “Save”.

Setelah anda klik “Save” maka akan terjadi proses penyimpanan.

Kemudian klik “Close” untuk menutup dialog dibawah.

Petunjuk ini akan sangat berguna bagi anda dalam pengoperasian program SIK, jadi tolong perhatikan baik- baik petunjuk- petunjuk yang tersedia.

  1. MENDAFTARKAN NAMA PUSKESMAS, PKD, PUSLING DLL

Untuk entri data dalam gedung (Puskesmas induk) secara otomatis sudah di seting oleh programmer DKK. Tetapi di dalam kenyataan sebenarnya entry data tidak hanya dilakukan oleh user puskesmas induk saja tetapi juga dilakukan oleh user dari sub unit.

Misalnya: PKD, Puskesmas Pembantu, Pusling dll. Agar semua user juga dapat mengentry data maka harus didaftarkan terlebih dahulu. Untuk mendaftarkan nama Puskesmas/ PKD/ Pusling, anda bisa masuk ke menu “Simpus” pada menu utama.

Setelah anda klik menu “Simpus”, maka akan muncul tampilan seperti di bawah:

Arahkan (bukan di klik) kursor pada tulisan “Master File Umum”, sampai muncul beberapa tulisan di bawah  kotak “Master File Umum”. Jika anda tidak meletakkan kursor pada kotak “Master File Umum”, maka tulisan tersebut tidak akan muncul.

  • File Puskesmas

Pada menu ini kita akan mendaftarkan Puskesmas/ Pusling maupun PKD pada aplikasi SIK. Sehingga data Pusling dan PKD bisa tersimpan. Berikut adalah langkah- langkah yang harus anda tempuh:

Klik tulisan ”File Puskesmas”.

Setelah anda klik “File Puskesmas”, akan muncul tampilan seperti di bawah ini:

Untuk menambah data nama sub unit, anda klik “Input Master Puskesmas”.

Setelah anda klik “Input Master Puskesmas”, akan muncul tampilan seperti di bawah:

Isilah kotak- kotak yang tersedia dengan lengkap dan benar.

Peringatan!!

Untuk Puskesmas Keliling anda singkat menjadi PUSLING.

Untuk Puskesmas Pembantu anda singkat menjadi PP.

Anda juga musti menggunakan huruf KAPITAL.

Setelah itu klik “Simpan Data”.

Setelah anda mendaftarkan nama sub unit, anda klik “Daftar User” pada menu “Simpus”.

Di menu “Daftar User” ini anda dapat melihat, sub unit yang tadi anda daftarkan. Apabila anda berhasil, maka nama sub unit tersebut akan terdaftar dalam “Daftar User”.

Tetapi hal tersebut belumlah cukup. Anda masih harus membuat password untuk sub unit tsb dgn cara:

Setelah anda melihat daftar nama sub unit pada “Daftar User”, klik  “Menu Utama” untuk kembali ke menu utama.

Kemudian klik “Input User” di sebelah kanan layar pada form menu utama.

Maka akan muncul tampilan seperti dibawah:

Untuk pengisian kotak Username, Password, dan Konfirmasi Password harus SAMA dan menggunakan huruf KAPITAL. Misal tadi anda menginput nama PKD KAUMAN, maka untuk pengisian Username, Password, dan Konfirmasi Password anda isi: PKD KAUMAN.

Kemudian klik “Simpan Data”. Setelah itu anda baru bisa login ke program SIK dengan Username dan Password PKD KAUMAN.

Anda juga bisa mendaftarkan Puskesmas Keliling ataupun Puskesmas Pembantu dengan cara yang sama saat anda mendaftarkan PKD anda.

Misal: Pustu Tahunan, maka pada saat anda menginput Username, password, dan konfirmasi password anda ketik PP TAHUNAN.

II. SIMKA (Sisitem Informasi Manajemen Kepegawaian)

Pada menu SIMKA, kita dapat mengolah data tentang kepegawaian di setiap Puskesmas dan sub unitnya. Sehingga kita bisa melihat data pegawai yang ada, bahkan kita pun dapat melihat kinerja mereka.

  1. INPUT DATA KARYAWAN

Menu ini digunakan untuk mendaftarkan data pegawai- pegawai pada Puskesmas.

Klik menu “SIMKA” pada menu awal.

Setelah muncul tampilan seperti di bawah ini, anda bisa mengeklik “Input Data Pegawai”.

Setelah muncul tampilan seperti dibawah, isilah kotak- kotak yang tersedia dengan benar dan lengkap.

Setelah selesei mengisi kotak- kotak yang ada, anda klik “Simpan”.

Lengkapilah data diri anda, karena data anda akan sangat berguna baik bagi Puskesmas anda sendiri maupun bagi DKK.

  1. EDIT DATA KARYAWAN

Kadang- kadang data pegawai yang kita entry sudah terlanjur disimpan dan ternyata salah, maka cara mengeditnya adalah sebagai berikut:

Klik “Daftar Data Pegawai” pada menu SIMKA.

Setelah muncul tampilan seperti di bawah, pilihlah nama yang ingin anda edit.

Kemudian klik “Edit”.

Setelah anda klik “Edit” akan muncul tampilan seperti dibawah:

Setelah itu, edit data anda yang salah. Kemudian klik “Edit Data”.

Kemudian akan muncul dialog seperti dibawah ini, silakan anda klik “OK”.

Kadang kita malas untuk mencari nama di sekian banyak nama pegawai yang ada. Maka anda bisa mengambil jalan pintas, dengan cara memasukkan data pada kotak- kotak di atas kolom nama.

Disamping Nama, anda juga bisa lewat NIP atau No.Karpeg. Setelah anda menginput di dalam kotak, lalu klik “Enter” maka data itu akan semakin spesifik, sehingga anda akan semakin mudah mencarinya.

  1. DAFTAR URUTAN KEPANGKATAN (DUK)

Untuk melihat data urutan kepangkatan pegawai yang terdapat dalam Puskesmas, anda bisa klik menu “Daftar Urutan Kepangkatan”.

Setelah anda klik, maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

Kemudian isi kotak “Golongan” sesuai dengan data yang ingin anda lihat, kemudian klik  “OK”.

Anda akan bisa melihat data pegawai Puskesmas berdasarkan Urutan Kepangkatan.

Untuk melihat data pegawai puskesmas secara keseluruhan, anda tidak perlu mengisi kotak “Golongan”.

Diatas adalah tampilan Daftar Urutan Kepangkatan tanpa mengisi kotak Golongan.

Untuk melihat identitas setiap pegawai anda bisa klik “Lihat”.

  1. D. LAPORAN KINERJA PEGAWAI

Untuk melihat bagaimana kinerja pegawai Puskesmas, anda bisa klik “Lap.Kinerja Pegawai”.

Setelah anda klik “Lap.Kinerja Pegawai”, maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

Isilah kotak tanggal sesuai dengan data yang ingin anda lihat. Setelah selesai, klik “OK”.

Diatas adalah contoh laporan kinerja pegawai Puskesmas Jepara, dari tanggal 1-5-2010 s/d 31-5-2010.

Untuk melihat data pasien yang terdaftar pada masing- masing dokter atau bidan yang menangani, klik “Daftar Pasien”. Setelah itu akan muncul tampilan seperti di bawah:

Untuk melihat data pasien itu sendiri, anda bisa klik “NO CM” nya. Sehingga akan muncul tampilan seperti dibawah:

Mohon untuk pengisian data kepegawaian diisi dengan lengkap dan di update setiap kali ada perubahan. Karena data kepegawaian ini sangat berguna, baik bagi Puskesmas sendiri maupun bagi DKK.

III. SIMPUS (Sisitem Manajemen Puskesmas)

Semua kegiatan di Puskesmas terangkum di menu ini. Baik dari saat mendaftar pasien pada loket sampai kita mengenty obat pada apotek. Bahkan kita pun dapat melihat pelaporannya.

  1. ENTRY LOKET

Klik menu “SIMPUS” pada layar anda. Ingat, pada saat mengeklik kursor harus berbentuk tangan.

Setelah anda klik “SIMPUS” maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

  1. DAFTAR PASIEN BARU

Di menu ini akan dijelaskan bagaimana cara kita mendaftarkan pasien yang baru dan belum pernah mendaftar ke Puskesmas. Caranya:

Klik “Cari Identitas Pasien” yang terdapat dalam kotak “Menu Tranasaksi”.

Setelah itu akan muncul di layar anda tampilan sebagai berikut:

Setelah itu klik ”Input Data Pasien”.

Dan isilah kotak-kotak yang telah tersedia sesuai dengan KTP pasien. Setelah itu klik ”Simpan Data”.

Pada saat mengisi kotak- kotak yang telah disediakan, ada beberapa kotak yang perlu anda perhatikan. Pada beberapa kotak terdapat gambar panah. Disitu anda diberi pilihan isian kotak. Jadi anda tidak perlu mengetik lagi.

Untuk pengisian kotak “ No CM Lama” dan kotak “No Askes/ Askeskin” akan dibahas lebih lanjut.

  1. DAFTAR PASIEN LAMA

Pada menu ini akan dibahas bagaimana mengentry pasien yang sudah pernah berobat di Puskesmas. Sehingga tidak akan terjadi penumpukan data pasien. Berikut adalah langkah- langkah yang harus anda tempuh:

Klik “Cari Identitas Pasien” yang terdapat dalam kotak “Menu Transaksi

Setelah muncul tampilan seperti di bawah, isilah kotak “Nama”  dan “Alamat”. Kemudian klik “ CARI DATA” atau klik “Enter”.

Anda tidak hanya bisa mencari data pasien yang sudah pernah berobat di Puskesmas dengan mengisi kotak “Nama” dan “Alamat”.

Anda bisa isi kotak “No CM Lama” maupun kotak KK.

Kotak- kotak tersebut akan mempermudah anda dalam pencarian data pasien yang pernah berobat di Puskesmas anda.

Setelah muncul tampilan seperti dibawah ini, anda klik “No CM” yang sesuai dengan kartu pasien.

Setelah muncul tampilan seperti dibawah, isilah kotak “Tujuan Berobat” dan “Puskesmas” dengan cara mengeklik tanda panah yang ada pada kotak- kotak tersebut.

Anda juga harus mengganti isi kotak “Kunjungan”, dari “baru”, menjadi “lama”.

Setelah selesai klik ”Simpan Data”.

Untuk umur anda bisa merubah sesuai dengan keadaan sekarang.

  1. CARI DATA PASIEN RJ

Pada menu ini anda akan dipermudah dalam mencari data pasien RJ pada Puskesmas anda. Baik data diri pasien tersebut hingga ke diagnosa dokter dan obat yang telah pasien terima.

Berikut adalah langkah- langkah yang harus anda tempuh:

Klik “Cari Data Pasien RJ” yang terdapat dalam kotak “Menu Transaksi”.

Setelah anda klik “Cari Data Pasien”, maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

Kemudian isi kotak “Nama” dan “Alamat” kemudian klik “Cari Data”. Maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

Untuk mengetahui data dari pasien tersebut anda bisa mengeklik ”No Transaksi”.

Setelah anda klik “No transaksi”, di layar komputer anda akan muncul tampilan sebagai berikut:

  1. SISTEM PENOMORAN FAMILY FOLDER

Di puskesmas pasien-pasien dalam satu keluarga kartu rekam mediknya tidak disimpan terpisah, melainkan kartu rekam mediknya dikumpulkan dalam suatu map yang disebut family folder. Demikian pula di aplikasi SIK, agar pasien pada waktu pencarian dapat ditemukan seluruh anggota keluarga maka gunakanlah penomoran “CM LAMA”. Caranya dengan memasukkan suatu nomor kembar dalam suatu keluarga ke dalam kotak cm lama.

Untuk penomoran family folder kita akan membantu mengurutkannya.

Klik “CM Dlm Wil” apabila pasien masih berdomisili di dalam lingkup Puskesmas, atau klik “CM Luar Wil” apabila pasien berdomisili di luar lingkup Puskesmas.

Contoh nomor CM Dalam Wilayah:

Contoh nomor CM Luar Wilayah:

Setelah muncul gambar di atas, anda blog no CM yang tertera pada kotak.

Kemudian copy dan anda pastekan ke kotak ”No CM Lama”.

Kemudian isilah kotak- kotak yang sudah tersedia dengan lengkap. Setelah itu klik “Simpan Data”.

Ingat, penomoran menggunakan “CM Lama” hanya dilakukan apabila pasien tersebut masih satu keluarga.

  1. 2. SISTEM PENOMORAN ASKESKIN

Apabila pasien memakai fasilitas Jamkesmas atau Jamkesmasda anda juga harus mengisi kotak “ No Askes/ Askeskin” yang sudah tersedia.

Kadang-kadang pasien tidak membawa kartu jamkesmas sehingga pendaftar kesulitan dalam memberikan nomor jamkesmas. Diaplikasi ini anda tidak usah kawatir karenan program ini dilengkapi data base pasien jamkesmas dan jamkesmasda seluruh kab Jepara, adapun caranya adalah sbb:

Setelah anda klik “No Askes/ Askeskin”, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini, kemudian sesuaikan nomor yang ada pada kartu Jamkes/ Askes dengan nomor yang berada di bawah NO KARTU. Apabila sudah sesuai, anda copy ke kotak “No Askes/ Askeskin”.

  1. EDIT PASIEN

Apabila terjadi kesalahan dalam pengentryan pasien dan sudah tersimpan,anda dapat mengedit lagi. Caranya:  kembali masuk ke “Cari Identitas Pasien”, masukkan nama dan alamat pasien yang akan anda edit pada kotak yang telah disediakan. Kemudian klik “Enter”. Setelah itu klik “Edit”.

Setelah anda klik “Edit”, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini:

Kemudian edit data yang ingin anda rubah, setelah itu klik “Simpan Data”.

Data pasien hanyak akan diedit tetapi tidak akan terdaftar.

  1. TAMBAH ANGGOTA KELUARGA

Apabila anda akan menambah data pasien menjadi anggota keluarga pasien yang sebelumnya, anda klik “Tambah”.

Setelah anda klik, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini:

Di dalam menu tambah, anda hanya diminta mengisi nama, umur, jenis kelamin, tujuan berobat, kunjungan dan puskesmas saja, sedangkan data yang lain akan menyesuaiakan dengan data awal.

Kemudian klik “Simpan Data”.

  1. ENTRY BP / KIA

Pada menu ini akan dijelaskan bagaimana kita mengentry diagnosa Dokter maupun Bidan pemeriksa.

  1. 1. DAFTAR TUNGGU

Masuklah ke menu SIMPUS, kemudian klik “Daftar Tunggu” pada kotak Menu Transaksi.

Setelah anda klik “Daftar Tunggu”, maka komputer anda akan menampilkan tampilan sebagia berikut:

Diatas anda bias lihat data nama- nama pasien yang telah anda input pada saat entry loket.

Di situ juga dilengkapi fasilitas pencarian pasien dengan Nama maupun CM Lama.

Setelah anda mengisi salah satu kotak “Nama” atau “CM Lama”, kemudian klik “Enter” atau “OK”.

Kemudian klik “notrans”,maka di layar komputer anda akan muncul tampilan sebagai berikut.

Anda cukup mengisi kotak-kotak pada: Penyakit Utama, Kasus dan Pemeriksa. Kemudian klik “Simpan Data”.

Jika kode penyakit hafal, maka isikanlah kode lalu tekan tombol tab pada keyboard maka akan muncul penyakit yang kita kehendaki.

  1. 2. KUNJUNGAN SEHAT

Setelah anda menyimpan data diatas, maka akan muncul tampilan edit data RJ. Form ini berguna untuk mengadakan perubahan pada transaksi rawat jalan. Misalnya tanggal salah, poli, diagnose, pemeriksa dll terjadi kesalahan entry.,

Tombol kunjungan sehat berfungsi untuk mengentry tindakan imunisasi dan keluarga berencana.

Setelah itu klik kotak ”Kunjungan Sehat”. Sehingga mucul tampilan sebagai berikut:

Untuk kotak mengisi kotak “Tindakan” anda tinggal memilih tindakannya dengan cara mengeklik tanda panah yang terdapat pada pojok kanan kotak.

Secara otomatis kotak “Tarif” akan terisi sendiri. Apabila pada kotak “Tarif” tersebut tidak sesuai dengan tarif yang ada, anda bisa mengetik sendiri.

Untuk kotak “Keterangan” anda bisa mengisi keterangan yang anda butuhkan.

Setelah itu klik “Tambah Data”. Secara otomatis data yang baru saja anda entry akan tertambah di tabel yang ada di bawah kotak- kotak.

  1. TINDAKAN UGD

Apabila pada Puskesmas terdaoat tindakan- tindakan UGD, Di menu inilah anda bisa mengentry datanya.

Untuk menginput Tindakan UGD anda tinggal kembali lagi dengan mengeklik “Rawat Jalan”.

Kemudian klik kotak “Tindakan UGD”. Maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

Setelah anda klik menu “Tindakan UGD”, maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

Untuk pengisian kotak- kotak yang tersedia hampir sama dengan pengisian pada menu “Kunjungan Sehat”.

  1. 4. TINDAKAN PERAWAT

Untuk menginput tindakan perawatan yang terjadi pada Puskesmas, anda klik “Tindakan Perawatan”.

Untuk pengisian kotak- kotak yang tersedia hampir sama dengan pengisian pada menu “Kunjungan Sehat”.

Untuk kembali ke menu sebelumnya anda bisa klik “Back” pada pojok kiri atas.

  1. TINDAKAN LABORATORIUM

Menu ini digunakan untuk mengenty tindakan laboratorium pada Puskesmas. Klik “Laboratorium”, kemudian isi kotak- kotak yang kosong sesuai dengan data telah anda siapkan.

  1. ENTRY PEMERIKSAAN PENUNJANG (EKG, RONTGEN)

Pada menu ini, kita akan dapt mengenty semua kegiatan penunjang di Puskesmas.

Klik “Pemeriksaan Penunjang”.

Setelah anda klik, akan muncul tampilan sebagai berikut:

Form diatas digunakan untuk mengentry periksaan penunjang (rontgen, EKG).

Setelah itu klik “Tambah Data”.

  1. LAPORAN-LAPORAN
  1. LAPORAN KUNJUNGAN RJ

Untuk melihat data kunjungan pasien ke Puskesmas yang sudah terrekap, anda klik “Lap.Kunjungan RJ” yang terletak pada kotak “Menu Pelaporan”.

Setelah itu akan muncul tampilan sebagai berikut:

Isilah kotak “Mulai Tanggal” dan “Sampai Tanggal” sesuai dengan keinginan anda.

Pada kotak “Puskesmas” anda dapat mengisi tujuan Puskesmas atau PKD yang ingin anda lihat. Dengan cara mengeklik tanda panah pada kotak Puskesmas

Dibawah adalah contoh laporan kunjungan RJ dari tanggal I Mei 2010 hingga 31 Mei 2010 Puskesmas Jepara

Anda juga dapat melihat data diatas dalam bentuk “ MS Word” atau “MS Excel, dengan cara mengeklik kotak ”Export Ke MS WORD” atau “Export ke EXCEL”

Setelah anda klik “Export Ke MS WORD”, maka akan muncul tampilan sebagai berikut, kemudian klik “OPEN”.

Apabila muncul dialog seperti di bawah ini, anda klik “OK”

Pelaporan dalam bentuk MS WORD

Pelaporan dalam bentuk MS EXCEL

  1. LAPORAN RINCIAN RJ

Di menu ini anda dapat melihat perincian keuangan rawat jalan yang terjadi di Puskesmas.

Caranya: klik menu “Laporan Rinci RJ” pada kotak “Menu Pelaporan”.

Setelah anda klik, maka di layar komputer anda akan muncul tampilan sebagai berikut:

Isilah kotak- kotak yang telah tersedia sesuai dengan keinginan anda. Setelah itu klik “OK”.

Setelah anda mengisi kotak- kotak tersebut dan mengeklik “OK”, maka akan muncul tampilan seperti di bawah:

Tampilan diatas adalah penerimaan Puskesmas dari Instalasi rawat jalan dari tanggal 1-5- 2010 s/d 1-6-2010.

  1. 3. PENYEBARAN PENYAKIT RAWAT JALAN

Untuk melihat peta penyebaran penyakit, anda dapat masuk ke menu “Penyebaran Penyakit RJ”.

Klik menu “Penyebaran Penyakit RJ” pada kotak “Menu Pelaporan”.

Setelah anda klik menu “Penyebaran Penyakit RJ”, akan muncul tampilan sebagai berikut:

Kemudian isilah kotak- kotak yang tersedia sesuai dengan keinginan anda.

Untuk pengisian kotak “Jenis Penyakit” anda hanya tinggal mengeklik tanda panah yang terdapat pojok kotak kemudian pilih salah satu jenis penyakit yang sudah tersedia.

Setelah anda mengisi semua kotak yang ada, kemudian klik “OK”. Setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar dibawah:

Di atas adalah gambar peta penyebaran penyakit DBD sekabupaten Jepara dari tanggal 1-5-2010 s/d 2-6-2010.

Setelah itu, pilih klik satu kecamatan yang ingin anda lihat penyebaran penyakitnya.

Misal: saya ingin melihat penyebaran penyakit DBD di kecamatan Kedung. Maka saya akan klik tulisan “Kedung” pada peta. Setelah itu akan muncul;

Setelah muncul peta di atas, anda dapat  mengeklik desa yang anda inginkan. Misal anda ingin melihat data penyebaran penyakit DBD di desa Sukosono.

Klik tulisan “Sukosono” pada peta.

Untuk melihat data yang lebih jelas tentang pasien yang terdaftar, anda bisa mengeklik “nama pasien” tersebut.

Jika anda mengamati peta diatas, anda akan melihat angka- angka yang ada pada setiap kecamatan. Angka- angka tersebut menunjukkan jumlah penderita penyakit.

  1. 4. LAPORAN 20 BESAR PENYAKIT RAWAT JALAN

Untuk mengetahui macam- macam penyakit yang menduduki peringkat 20 besar di setiap Puskesmas. Anda dapat mengeklik menu “Lap.20 Besar Peny.RJ”.

Setelah anda klik, di layar komputer anda akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

Isilah tanggal sesuai dengan keinginan anda.

Untuk  mengisi kotak “Kelompok” anda dapat memilih pilihan yang sudah disediakan, dengan cara mengeklik tanda panah pada pojok kotak “kelompok”

Untuk mengisi kotak “Puskesmas” anda juga dapat memilih pilihan yang sudah disediakan. Dengan cara mengeklik tanda panah pada pojok kotak “puskesmas”.

Setelah itu klik “OK”

Diatas adalah contoh rekap 20 besar penyakit rawat jalan yang terjadi di Puskesmas jepara pada tanggal 2-5-2010 s/d 2-6-2010.

Anda juga dapat melihat penyebaran penyakit tersebut secara terperinci.dengan cara mengeklik nama penyakit.

Setelah anda klik, maka akan tampil:

Untuk melihat penyebarannya, caranya sama dengan saat kita melihat data penyebaran penyakit.

  1. 5. LAPORAN KESAKITAN RAWAT JALAN

Untuk melihat data  macam- macam penyakit dan jumlah penderita yang telah berobat ke puskesmas berdaasrkan klasifikasi usia. Anda bisa masuk ke menu “Lap.Kesakitan RJ”.

Setelah anda klik akan muncul:

Ganti tanggal sesuai dengan data yang ingin anda lihat.

Pada kotak “Puskesmas” anda bisa memilih data Induk atau PKD yang ingin anda lihat. Dengan cara mengeklik tanda panah yang ada di pojok kotak.

Pada kotak “Diagnosa” anda tidak perlu mengganti apa- apa.

Pada kotak “Golongan Penyakit” anda bisa memilih golongan penyakit dengan cara mengeklik tanda panah pada pojok kotak.

Anda tidak perlu mengganti “Tanggal cetak”.

Pada kotak “Jumlah Rekord”, anda bisa ganti sesuai dengan jumlah penyakit yang anda inginkan.

Dimenu ini kita juga dapat melihat data tersebut dalam bentuk MS WORD ataupun MS EXCEL. Dengan cara seperti saat kita menampilkan Laporan Rinci Rawat Jalan dalam bentuk MS WORD maupun MS EXCEL.

  1. 6. LAPORAN NTBS

Dimenu ini kita dapat melihat pelaporan tentang  data pasien Balita yang berobat ke Puskesmas.

Caranya:

Klik “Lap.NTBS” pada menu utama.

Kemudian isilah kotak- kotak seperti pada contoh sebelumnya:

Kemudian klik “OK”.

Anda juga bisa melihat laporan ini dalam bentuk MS WORD atau MS EXCEL. Caranya seperti contoh- cantoh sebelumnya.

  1. 7. LAPORAN ISPA

Di menu ini anda dapat melihat data pasien penyakit ISPA di Puskesmas, Pustu, ataupun di Bidan desa yang telah dikelompokkan tiap desa.

Caranya:

Klik “Lap ISPA”.

Kemudian klik “LAPORAN BULANAN ISPA/ PNEMONIA”.

Isilah kotak- kotak tanggal yang tersedia dengan tanggal sesuai data yang ingin anda lihat.

Apabila kita ingin melihat data pasien ISPA pada bulan Mei 2010. Diatas adalah contoh, pengisian kotak “Bulan” dan “Tahun”. Setelah itu klik “OK”.

  1. 8. LAPORAN  MINGGUAN WABAH RAWAT JALAN

Untuk melihat penyebaran wabah di Kabupaten Jepara, anda bis klik “Lap W2 RJ”.

Setelah anda klik “Lap W2 RJ, maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

Apabila kita ingin melihat data wabah pada minggu pertama tahun 2010, diatas adalah contoh pengisian kotak “Minggu Ke” dan “Tahun”. Setelah itu klik “OK”.

  1. IV. SIMO ( SISTEM MANAJEMEN OBAT )

  1. A. GUDANG OBAT

  1. MENU TRANSAKSI

Klik “Menu Transaksi” pada menu SIMO.

Setelah anda mengklik “Menu Transaksi”. Maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

Apabila anda akan masuk ke menu ini, anda harus memasukkan User Name dan Password terlebih dahulu. Untuk membuat User Name dan Password, anda bias menghubungi bagian Renval di DKK.

Setelah anda mengisi USER NAME dan PASSWORD pada kotak di atas maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

  1. INPUT OBAT BELI

Menu ini digunakan apabila pihak DKK atau Puskesmas membeli obat dari luar. Untuk memasukkan ke program SIK, anda klik “Input Obat Beli”.

Setelah anda klik menu “Input Obat Beli” maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

Pada pojok kotak “Golongan Obat”, terdapat gambar panah kebawah. Fungsi panah itu untuk memudahkan anda dalam mengkelompokkan golongan obat yang akan anda input.

Diatas adalah tampilan apabila kita klik gambar panah pada pojok kotak “Golongan Obat”. Kemudian klik golongan obat yang ingin anda entry.

Untuk kotak “Obat”, anda isikan nama obat yag ingin anda entry.

Untuk kotak” Satuan”, anda isikan jumlah obat yang ingin anda entry.

Kemudian klik “Simpan”.

  1. TERIMA DARI GUDANG FARMASI

Selama ini kita masih menerima pasokan obat dari Gudang Farmasi DKK. Setelah kita terima dari gudang farmasi, maka kita akan mengentrynya ke dalam program SIK.

Klik “Terima dari gudang farmasi”.

Setelah anda klik akan muncul tampilan seperti gambar di balik:

Untuk pengisian “Tgl Transaksi” harus sesuai dengan tanggal penerimaan obat dari gudang farmasi.

Untuk kotak “Nobatch anda” tidak perlu diisi.

Untuk pengisian kotak “obat” anda tinggal memilih pada pilihan yang telah tersedia dengan mengeklik gambar panah pada pojok kotak.

Setelah itu isilah “Jumlah penerimaan” dengan jumlah obat yang anda terima.

Setelah itu klik “Simpan”.

Secara otomatis jumlah obat yang anda entry akan menambah jumlah stok gudang obat anda.

  1. INPUT OBAT BARU

Pada saat anda mengentry data obat, kadang ada jenis obat yang belum terdaftar ( belum masuk dalam pilihan kotak obat), maka kita dapat menambah daftar jenis obat tersebut.

Klik “Input Obat Baru”.

Setelah anda klik “Input Obat Baru”, tampilan komputer anda akan berubah menjadi:

Untuk kotak “Pilihan Obat”  anda bisa klik gambar panah pada pojok kotak, sehingga muncul tampilan sebagai berikut.

Setelah anda isi kotak “Pilih Obat” maka secara otomatis semua kotak akan terisi sendiri.

Setelah itu klik “Simpan.”

  1. INPUT OBAT MASUK

Menu ini digunakan untuk mengentry obat dari gudang ke Puskesmas yang telah keluar ke sub unit maupun ke apotek Puskesmas itu sendiri.

Menu ini hanya dientry oleh petugas gudang obat Puskesmas.

Apabila kita ingin mendistribusikan obat ke sub unit, kita tidak akan login ke Puskesmas, melainkan ke sub unit yang akan kita beri obat.

Apabila kita akan mendistribusikan ke Apotek Puskesmas baru kita login ke Puskesmas tersebut.

Caranya:

Klik menu “Input Obat Masuk” pada kotak “Menu Transaksi”.

Setelah itu akan muncul tampilan sebagai berikut:

Klik gambar panah pada kotak “Obat”. Kemudian pilih salah satu obat yang akan didistribusikan ke sub unit Puskesmas.

Isiliah kotak “Jumlah Penerimaan” dengan jumlah obat yang telah dikeluarkan oleh gudang obat Puskesmas.

Untuk “Tgl Transaksi” harus sesuai dengan tanggal diberikannya obat ke sub unit.

Apabila terdapat jenis obat yang tidak terdapat pada kotak “Obat”, kita bisa menambahnya. Dengan cara masuk ke menu “Input Obat Baru”, kemudian kita entry obat baru seperti pada judul Input Obat baru.

  1. APOTEK PUSKESMAS

Setelah menerima obat dari Gudang Obat Puskesmas, apotek akan mengeluarkannya untuk pasien. Berikut langkah- langkah pegawai apotek untuk mengentry obat untuk pasien:

Kembali ke menu “Simo”

Setelah itu klik menu “Obat Pasien”. Setelah anda klik menu “Obat Pasien” maka akan muncul tampilan seperti dibawah:

Isilah kotak “Diurutkan” dengan mengeklik gambar panah pada pojok kanan kotak.

Setelah itu klik “OK”.

Gambar diatas adalah contohdaftar pasien Puskesmas pada tanggal 1 Mei 2010 diurutkan sesuai nama.

Untuk mempersingkat jalan, kita tidak perlu menempuh cara diatas. Kita bisa langsung mengisi kotak “Nama” yang tertera pada resep.

Contoh: Apabila saya ingin mencari pasien bernama Utari, petugas apotek tinggal mengetik 3 huruf pada kotak “Nama” yang kira- kira mengena, misal Ari.

Kemudian klik “OK” atau klik “Enter”.

Maka akan muncul tampilan seperti dibawah:

Setelah itu klik “No CM”nya. Sampai muncul tampilan seperti dibawah.

Isilah kotak- kotak diatas sesuai dengan resep yang anda bawa.

Kemudian klik “Tambah Data”. Secara otomatis resep obat yang anda entry akan terdaftar dalam tabel yang ada dibawahnya.

Apabila jenis obat yang terdapat dalam resep anda lebih dari 2, setelah anda klik “Tambah Data” kotak- kotak yang ada akan kosong kembali. Sehingga anda dapat mengentry obat yang ke-2. Dan Seterusnya.

Untuk kotak “Ket/ Dosis” anda isikan jumlah obat yang diberikan ke pasien, Misal: 3 X 1 hari.

  1. LAPORAN-LAPORAN
  1. LAPORAN PENERIMAAN DAN PENGELUARAN OBAT (LPLPO)

Dimenu ini anda dapat melihat laporan penerimaan dan pengeluaran obat pada Puskesmas maupun Sub unit yang ada. Untuk melihatnya klik menu “LPLPO” pada menu Simpus.

Setelah anda klik menu “LPLPO” akan muncul tampilan sebagai berikut:

Misal kita akan melihat LPLPO bulan Mei 2010 di Puskesmas Tahuna dan Sub unit yang ada dibawahnya.

Pada kotak “Bulan” anda isi bulan Mei.

Pada kotak “Tahun” anda isi tahun 2010.

Pada kotak “Puskesmas” anda isi Semua Unit.

Pada kotak “Golongan Obat” anda isi Semua Gol Obat.

Kemudian klik “OK”

Maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

  1. LAPORAN PENERIMAAN DAN PENGELUARAN GUDANG OBAT (LPLPO GUDANG OBAT)

Pada menu ini anda dapat melihat laporan penerimaan dan pengeluaran yang terjadi pada gudang obat Puskesmas. Untuk melihat laporan tersebut, anda bisa klik SIMO.

Setelah anda klik “LPLPO GUDANG OBAT”, akan muncul tampilan sebagai berikut:

Isilah kotak- kotak yang sudah tersedia dengan cara mengeklik gambar panah pada kotak- kotak dan memilih pilihan yang sudah tersedia.

Setelah itu klik “OK”, dan layer komputer anda akan memunculkan tampilan sebagai berikut:

Gambar di atas adalah contoh LPLPO Gudang Obat Puskesmas Tahunan pada bulan Mei 2010.

  1. LAPORAN PENGELUARAN GUDANG OBAT

Pada menu ini kita dapat melihat berapa banyak obat yang telah keluar dari Gudang Obat Puskesmas ke sub unit yang ada pada Puskesmas tersebut.

Untuk melihat laporan tersebut kita hanya bisa melihat apabila kita login ke Puskesmas. Misal untuk melihat pengeluaran gudang obat Puskesmas Tahunan, kita harus login dulu ke Puskesmas Tahunan.

Berikut langkah- langkah yang harus anda tempuh:\

Klik menu SIMO, kemudian klik “Pengeluaran Gudang Obat”.

Setelah itu di layar komputer anda akan muncul tampilan sebagai berikut:

Isilah kotak- kotak yang sudah tersedia dengan cara mengeklik gambar panah pada kotak- kotak dan memilih pilihan yang sudah tersedia.

Kemudian klik “OK”.

Setelah anda klik “OK”, maka akan muncul tampilan seperti di atas. Diatas adalah tampilan Laporan Pengeluaran Gudang Obat Puskesmas Tahunan pada bulan Mei 2010.

  1. LAPORAN PEMAKAIAN OBAT PER UNIT

Untuk melihat jumlah obat dan obat apa saja yang telah diberikan kepada pasien, kita bisa melihatnya di menu “Pemakaian Obat Per Unit”.

Berikut adalah langkah- langkah yang musti anda tempuh untuk melihat pelaporan ini.

Klik Menu SIMO, kemudian klik “Pemakaian Obat Per Unit”.

Setelah itu di layar komputer anda akan muncul tampilan seperti tampilan yang ada dibawah, isilah kotak- kotak yang telah tersedia. Setelah itu klik “OK”.

Setelah anda klik “OK”, maka di layar komputer anda akan muncul tampilan sebagai berikut:

Diatas adalah tampilan pemakain obat pada sub unit- sub unit Puskesmas Tahunan pada bulan Mei 2010.

  1. LAPORAN STOK AKHIR OBAT PER UNIT

Apabila kita ingin melihat jumlah stok akhir obat yang ada pada sub unit yang ada, kita bisa melihat pada menu ini. Jadi petugas gudang obat bisa lebih mudah untuk mendistribusikan obat. Berikut adalah langkah- langkah yang harus anda tempuh:

Klik menu SIMO, setelah itu klik “Stok Akhir Obat Per Unit”.

Setelah anda klik “Stok akhir Obat Per Unit”, maka di komputer anda akan muncul tampilan seperti gambar di balik:

Setelah muncul tampilan seperti gambar di atas, isilah kotak- kotak yang tersedia.

Setelah itu, klik “OK”.

Diatas adalah gambar laporan stok akhir obat per unit di Puskesmas Tahunan pada bulan Mei 2010 untuk semua golongan obat.

  1. V. LAPORAN
  2. 1. LAPORAN DAFTAR TUNGGU HARIAN

Disini kami akan menampilkan hasil entry pasien anda setiap harinya.

Klik “Lap. Daftar Tunggu Harian”

Setelah itu akan muncul tampilan seperti dibawah:

Pilih bulan sesuai dengan data yang ingin anda tampilkan, kemudian klik “OK”.

  1. 2. LAPORAN SEKSI PELAYANAN MEDIS

Klik “Lap.Sie.Yanmed” pada menu “Simpus”.

Setelah itu di komputer anda akan muncul tampilan seabagai berikut:

  • LAPORAN KUNJUNGAN PUSKESMAS BERDASARKAN JENIS KUNJUNGAN KASUS
  • LAPORAN KUNJUNGAN PUSKESMAS BERDASARKAN JENIS BAYAR
  • LAPORAN 20 BESAR PENYAKIT

Dimenu ini anda dapat melihat data 20 besar penyakit yang tersebar di seluruh Kabupaten Jepara.

Klik menu “LAPORAN 20 BESAR PENYAKIT”.

Anda juga bisa melihat peta penyebaran penyakit yang telah terdaftar:

Klik salah satu jenis penyakit yang ingin anda lihat penyebarannya.

Setelah anda klik maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

Diatas adalah gambar peta penyebaran penyakit DM (Diabetes Militus) dari tanggal 1-4-2010 s/d 30-4-2010 di seluruh Kabupaten Jepara.

Untuk melihat data penyakit yang lebih detail di setiap kecamatan:

Sedang untuk melihat data yang lebih detail tentang pasiennya, anda klik “Nama” yang diberi warna orange. Setelah anda klik akan muncul tamppilan sebagai berikut:

  • PELAYANAN GIGI DAN MULUT

Dimenu ini anda dapat melihat data pelayanan gigi dan mulut sesuai dengan tanggal yang anda inginkan. Caranya: Klik “Pelayanan Gigi dan Mulut”. Setelah itu akan muncul tampilan sebagai berikut:

Setelah anda isi tanggal- tanggalnya, kemudian tujuan Puskesmasnya, kemudian klik “OK”.

Diatas adalah contoh data Pelayanan Gigi dan Mulut dari tanggal 1-5-2010 s/d 31-5-2010.

  1. 3. LAPORAN KUNJUNGAN HARIAN

Dimenu ini anda dapat melihat laporan harian kunjungan rawat jalan di Puskesmas. Caranya:

Klik “Lap. Kunj. Harian”.

Setelah itu akan muncul tampilan sebagai berikut:

Gantilah bulan dan tahun sesuai dengan data yang ingin anda lihat. Setelah itu klik “OK”.

Diatas adalah contoh laporan kunjungan rawat jalan Puskesmas Jepara dan PKD- PKD yang berada dibawah naungan Puskesmas Jepara pada bulan Mei 2010.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.