1. I.    MASUK APLIKASI SIK

LOGIN SIK

 

Klik 2 kali (doble clik) icon Internet Explorer pada desktop (layar komputer) Anda.

gambar 1.1

Apabila di desktop Anda tidak terdapat icon Internet Exploler, silakan klik start kemudian klik Internet Explorer.

gamjbar 1.2

Setelah Anda klik Internet Exploler, akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini:

Gambar 1.3

Apabila pada komputer Anda tidak terdefault aplikasi SIK, silakan ketik nama Puskesmas pada kotak adrres.

Contoh: apabila Anda ingin membuka aplikasi SIK di Puskesmas Kaliwungu, maka Anda tinggal mengetik kaliwungu pada kotak address. Kemudian klik enter.

gambar 1.4

Untuk login ke aplikasi SIK, Anda harus mengisi User Name dan Password terlebih dahulu.

User name dan password harus SAMA

Pengisian user name dan password menggunakan huruf KAPITAL sesuai dengan nama Puskesmas.

Contoh: user name: KALIWUNGU, maka passwordnya: KALIWUNGU.

Setelah itu klik Login.

Dibawah ini adalah contoh pengisian user name dan password Puskesmas Kaliwungu.

gambar 1.5

Setelah Anda klik login, maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini:

gambar 1.6

  1. MENDAFTARKAN NAMA PUSKESMAS, PKD, DAN SUB UNIT LAINNYA

 

Untuk entri data dalam gedung (Puskesmas induk) secara otomatis sudah di seting oleh programmer DKK. Tetapi didalam kenyataan sebenarnya entri data tidak hanya dilakukan oleh user Puskesmas induk saja tetapi juga dilakukan oleh user dari sub unit.

Misalnya: PKD, Puskesmas Pembantu, Pusling dll. Agar semua user juga dapat mengentri data maka harus didaftarkan terlebih dahulu. Untuk mendaftarkan nama sub unit, Anda bisa masuk ke menu SIMPUS pada MENU UTAMA.

gambar 1.7

Ingat, pada saat Anda mengklik menu SIMPUS, posisi kursor harus bergambar tangan.

Setelah Anda klik menu SIMPUS, maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah:

gambar 1.8

  • File Puskesmas

 

Pada menu ini Kita akan mendaftarkan sub unit pada aplikasi SIK. Sehingga data Pusling/ Pustu dan PKD bisa tersimpan. Berikut adalah langkah- langkah yang dapat Anda tempuh:

Klik menu File Puskesmas.

gambar 1.9

Setelah Anda klik menu File Puskesmas, akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini:

gambar 1.10

Untuk menambah sub unit, silakan klik Input Master Puskesmas. Lihat gambar 1.10.

Setelah Anda klik Input Master Puskesmas, akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini:

gambar 1.11

Isilah kotak- kotak yang tersedia dengan lengkap dan benar.

Peringatan!!

Untuk Puskesmas Keliling Anda singkat menjadi PUSLING.

Untuk Puskesmas Pembantu Anda singkat menjadi PP.

Anda juga musti menggunakan huruf KAPITAL.

Setelah itu klik Simpan Data. Kemudian klik OK  pada kotak dialog yang akan muncul setelah Anda mengklik Simpan Data.

gambar 1.12

Berikut adalah contoh pengisian kotak- kotak yang telah tersedia untuk mendaftarkan sub unit Anda.

gambar 1.13

Setelah Anda selesai mendaftarkan sub unit tadi, klik menu Daftar Puskesmas. Lihat gambar 1.13.

Pada menu Daftar Puskesmas ini, Anda dapat melihat sub unit yang tadi Anda daftarkan. Apabila Anda berhasil, maka nama sub unit tersebut akan terdaftar dalam Daftar Puskesmas.

gambar 1.14

Tetapi hal tersebut belumlah cukup. Anda masih harus membuat password untuk sub unit tersebut dengan cara sebagai berikut:

Setelah Anda melihat daftar nama sub unit pada Daftar Puskesmas, klik Menu Utama untuk kembali ke MENU UTAMA.

Kemudian klik menu Input User pada menu SIMPUS.

gambar 1.15

Setelah Anda klik Input User, akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini:

gambar 1.16

Untuk pengisian kotak Username, Password, dan Konfirmasi Password harus SAMA dan menggunakan huruf KAPITAL. Misal tadi Anda menginput nama PKD MIJEN, maka untuk pengisian Username, Password, dan Konfirmasi Password Anda isi: PKD MIJEN. Kemudian klik Simpan Data.

Berikut adalah contoh pengisian kotak- kotak yang telah tersedia untuk membuat Password PKD MIJEN.

gambar 1.17

Setelah Anda klik Simpan Data, secara otomatis PDK MIJEN akan terdaftar dalam menu Daftar User.

gambar 1.18

Setelah itu Anda baru bisa login ke program SIK dengan Username dan Password PKD MIJEN.

Anda juga bisa mendaftarkan Puskesmas Keliling ataupun Puskesmas Pembantu dengan cara yang sama saat Anda mendaftarkan PKD.

  • Daftar User

 

Pada menu Daftar User, Anda dapat melihat daftar pengguna/ user aplikasi SIK ini. Selain itu, Anda juga dapat melihat apakah proses pendaftaran sub unit Anda berhasil atau tidak. Apabila sub unit yang tadi Anda daftarkan sudah masuk ke dalam menu Daftar User, baru sub unit tersebut dapat mengentri ke Aplikasi SIK.

Berikut langkah- langkah yang dapat Anda tempuh:

Klik menu Daftar User pada menu SIMPUS.

gambar 1.19

Setelah itu akan muncul seperti gambar 1.18. Lihat gambar 1.18 pada halaman 7.

  • File Tujuan

 

Pada menu ini, Anda dapat melihat kelompok- kelompok tujuan berobat dan biaya karcis yang harus ditanggung oleh pasien.

Berikut langkah- langkah yang dapat Anda tempuh:

Klik File Tujuan pada menu SIMPUS.

gambar 1.20

Setelah Anda klik File Tujuan, akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini:

gambar 1.21

II. SIPEG (Sisitem Informasi Manajemen Pegawai)

Pada menu SIMPEG, kita dapat mengolah data tentang kepegawaian di setiap Puskesmas dan sub unitnya. Sehingga kita bisa melihat data pegawai yang ada, bahkan kita pun dapat melihat kinerja mereka.

  1. INPUT DATA KARYAWAN

 

Menu ini digunakan untuk mendaftarkan data pegawai- pegawai pada Puskesmas dan sub unit yang ada.

Berikut langkah- langkah yang dapat Anda tempuh:

Klik menu SIMPEG  pada MENU UTAMA.

gambar 1.22

Kemudian klik menu Input Data Pegawai.

gambar 1.23

Kemudian Isilah kotak- kotak yang telah disediakan dengan lengkap dan benar.

gambar 1.24

Setelah selesai mengisi kotak- kotak yang ada, Anda klik Simpan

Setelah Anda mengklik Simpan, maka akan muncul kotak dialog sepert gambar dibawah ini:

gambar 1.25

Silakan Anda klik OK.

Lengkapilah data diri pegawai Anda, karena data pegawai ini akan sangat berguna baik bagi Puskesmas Anda sendiri maupun bagi DKK.

  1. EDIT DATA PEGAWAI

 

Kadang- kadang data pegawai yang kita entri sudah terlanjur disimpan dan ternyata salah, maka cara mengeditnya adalah sebagai berikut:

Klik Daftar Data Pegawai pada menu SIMKA.

gambar 1.26

Setelah muncul tampilan seperti dibawah, pilihlah nama yang ingin Anda edit.

Kemudian klik Edit.

 

gambar 1.27

Setelah Anda klik Edit akan muncul tampilan seperti gambar dibawah:

gambar 1.28

Setelah itu, edit data Anda yang salah. Kemudian klik Edit Data.

Kemudian akan muncul dialog seperti di bawah ini, silakan Anda klik OK.

gambar 1.29

Kadang kita malas untuk mencari nama di sekian banyak nama pegawai yang ada. Maka Anda dapat mengambil jalan pintas, dengan cara memasukkan data pada kotak- kotak diatas kolom nama.

gambar 1.30

Disamping Nama, Anda juga bisa mencari lewat NIP atau No.Karpeg. Setelah Anda menginput didalam kotak, lalu klik Enter maka data itu akan semakin spesifik, sehingga Anda akan semakin mudah mencarinya.

gambar 1.31

  1. DAFTAR URUTAN KEPANGKATAN (DUK)

 

Untuk melihat data urutan kepangkatan pegawai yang terdapat dalam Puskesmas, Anda bisa klik menu Daftar Urutan Kepangkatan.

gambar 1.32

Setelah Anda klik, maka akan muncul tampilan gambar sebagai berikut:

gambar 1.33

Kemudian isi kotak Golongan sesuai dengan data yang ingin Anda lihat, kemudian klik OK.

Anda akan melihat data pegawai Puskesmas berdasarkan urutan kepangkatan.

Untuk melihat data pegawai Puskesmas secara keseluruhan, Anda tidak perlu mengisi kotak Golongan.

gambar 1.34

Gambar 1.34 adalah tampilan Daftar Urutan Kepangkatan tanpa mengisi kotak Golongan.

Untuk melihat identitas setiap pegawai Anda bisa klik Lihat.

gambar 1.35

  1. D.   LAPORAN KENAIKAN PANGKAT

 

Pada menu ini Anda dapat melihat laporan kenaikan pangkat pegawai- pegawai di Puskesmas Anda.

Berikut adalah langkah- langkah yang dapat Anda tempuh

gambar 1.36

Kemudian Klik OK, apabila Anda ingin melihat data kenaikan pangkat semua pegawai di Puskesmas, , Anda tidak perlu mengisi kotak Nama Pegawai.

Apabila Anda ingin melihat data kenaikan pangkat salah satu pegawai saja. Anda dapat mengisi kotak Nama Pegawai.

gambar 1.37                              gambar 1.38

Setelah Anda mengklik OK, akan muncul tampilan seperti gambar dibawah:

gambar 1.39

Pada gambar 1.39 terdapat beberapa kotak yang dapat Anda isi untuk menspesifikkan data pegawai yang ingin Anda lihat.

Untuk melihat detail data pegawai tersebut,Anda dapat mengklik Lihat.

 

  1. E.   LAPORAN KENAIKAN GAJI BERKALA

Pada menu ini, Anda dapat melihat data pegawai yang akan mendapatkan kenaikan gaji berkala. Baik secara keseluruhan maupun perpegawai.

Berikut langkah- langkah yang dapat Anda tempuh:

Klik menu Lap. Kenaikan Gaji Berkala.

 

gambar 1.40

 

Kemudian Klik OK, apabila Anda ingin melihat data kenaikan gaji berkala semua pegawai di Puskesmas, Anda tidak perlu mengisi kotak Nama Pegawai

Apabila Anda ingin melihat data kenaikan gaji berkala salah satu pegawai saja. Anda dapat mengisi kotak Nama Pegawai.

gambar 1.41                              gambar 1.42

Setelah Anda mengklik OK, akan muncul tampilan seperti gambar dibawah:

gambar 1.45

Pada gambar 1.45 terdapat beberapa kotak yang dapat Anda isi untuk menspesifikkan data pegawai yang ingin Anda lihat.

  1. F.    DAFTAR PENSIUN PEGAWAI

 

Pada menu ini, Anda dapat melihat pegawai mana yang akan purna tugas.

Berikut langkah- langkah yang dapat Anda tempuh:

Klik menu Daftar Pensiun Pegawai.

 

gambar 1.46

Kemudian Klik OK, apabila Anda ingin melihat data kapan semua pegawai di Puskesmas akan pensiun, Anda tidak perlu mengisi kotak Nama Pegawai

Apabila Anda ingin melihat data salah satu pegawai saja. Anda dapat mengisi kotak Nama Pegawai.

gambar 1.47                                 gambar 1.48

 

Setelah Anda mengklik OK, akan muncul tampilan seperti gambar dibawah:

gambar 1.49

Pada gambar 1.49 terdapat beberapa kotak yang dapat Anda isi untuk menspesifikkan data pegawai yang ingin Anda lihat.

Untuk melihat detail data pegawai tersebut, Anda dapat mengklik Lihat.

  1. G.   LAPORAN KINERJA PEGAWAI

Pada menu ini, Anda dapat melihat kinerja pegawai Puskesmas. Sehingga Anda dapat mengevaluasi kinerja pegawai Puskesmas Anda.

Berikut langkah- langkah yang dapat Anda tempuh:

Klik menu Lap.Kinerja Pegawai.

 

gambar 1.50

 

Setelah Anda klik Lap.Kinerja Pegawai, maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini:

gambar 1.51

Isilah kotak tanggal sesuai dengan data yang ingin Anda lihat. Setelah selesai, silahkan Anda  klik OK.

gambar 1.52

Diatas adalah contoh laporan kinerja pegawai Puskesmas Kaliwungu, dari tanggal 1-5-2010 s/d 31-5-2010.

Untuk melihat data pasien yang terdaftar pada masing- masing dokter atau bidan yang menangani, klik Daftar Pasien. Setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini:

gambar 1.53

Untuk melihat data pasien itu sendiri, Anda bisa klik NO CMnya.

Sehingga akan muncul tampilan seperti gambar dibawah:

gambar 1.54

Mohon untuk pengisian data kepegawaian diisi dengan lengkap dan di update setiap kali ada perubahan. Karena data kepegawaian ini sangat berguna, baik bagi Puskesmas sendiri maupun bagi DKK.

  1. III.       SIMPUS (Sisitem Manajemen Puskesmas)

Semua kegiatan di Puskesmas terangkum di menu ini. Baik dari saat mendaftar pasien di loket sampai saat kita mengentri obat pada apotek. Bahkan kita pun dapat melihat pelaporannya.

  1. ENTRY LOKET

 

Klik menu SIMPUS pada MENU UTAMA. Ingat, pada saat mengklik kursor harus berbentuk tangan.

gambar 1.55

Setelah Anda klik menu SIMPUS maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah:

gambar 1.56

  • DAFTAR PASIEN BARU

 

Di menu ini akan dijelaskan bagaimana cara kita mendaftarkan pasien yang baru dan belum pernah mendaftar ke Puskesmas. Caranya:

Klik menu Cari Identitas Pasien.

gambar 1.57

Setelah itu klik Input Data Pasien.

gambar 1.58

Isilah kotak-kotak yang telah tersedia sesuai dengan KTP pasien. Setelah itu klik Simpan Data.

gambar 1.59

Pada saat mengisi kotak- kotak yang telah disediakan, ada beberapa kotak yang perlu Anda perhatikan. Pada beberapa kotak terdapat gambar panah. Disitu Anda diberi pilihan isian kotak. Jadi Anda tidak perlu mengetik lagi.

Untuk pengisian kotak No CM Lama dan kotak No Askes/ Askeskin  akan dibahas lebih lanjut.

  • DAFTAR PASIEN LAMA

 

Pada menu ini akan dibahas bagaimana mengentri pasien yang sudah pernah berobat di Puskesmas. Sehingga tidak akan terjadi penumpukan data pasien. Berikut adalah langkah- langkah yang harus Anda tempuh:

Klik Cari Identitas Pasien. Lihat gambar 1.57.

Setelah muncul tampilan seperti di bawah, isilah kotak Nama dan Alamat. Kemudian klik CARI DATA atau klik Enter.

Anda bisa juga mencari data pasien dengan cara mengisi kotak No CM Lama maupun kotak KK.

Kotak- kotak tersebut akan mempermudah Anda dalam pencarian data pasien yang pernah berobat di Puskesmas.

gambar 1.60

Setelah muncul tampilan seperti gambar 1.61, Anda klik No CM sesuai dengan kartu pasien.

gambar 1.61

Setelah muncul tampilan seperti gambar 1.62, isilah kotak Tujuan Berobat dan Puskesmas dengan cara mengklik tAnda panah yang ada pada kotak- kotak tersebut.

gambar 1.62

Anda juga harus mengganti isi kotak Kunjungan, dari baru, menjadi lama.

Setelah selesai klik Simpan Data.

Untuk umur Anda bisa merubah sesuai dengan keadaan sekarang.

  • CARI DATA PASIEN RJ

 

Pada menu ini Anda akan dipermudah dalam mencari data pasien RJ pada Puskesmas Anda. Baik data diri pasien tersebut hingga ke diagnosa dokter dan obat yang telah pasien terima.

Berikut adalah langkah- langkah yang harus Anda tempuh:

Klik Cari Data Pasien RJ.

gambar 1.63

Setelah Anda klik Cari Data Pasien, maka akan muncul tampilan seperti gambar berikut:

gambar 1.64

Setelah Anda isi kotak Nama dan Alamat kemudian klik Cari Data.

Maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

gambar 1.65

Untuk mengetahui data dari pasien tersebut Anda bisa mengeklik No Transaksi.

Setelah Anda klik No transaksi, di layar Anda akan muncul tampilan sebagai berikut:

                        gambar 1.66

 

  • SISTEM PENOMORAN FAMILY FOLDER

 

Di Puskesmas pasien-pasien dalam satu keluarga kartu rekam mediknya tidak disimpan terpisah, melainkan kartu rekam mediknya dikumpulkan dalam suatu map yang disebut family folder. Demikian pula di aplikasi SIK, agar pasien pada waktu pencarian dapat ditemukan seluruh anggota keluarga maka gunakanlah penomoran CM LAMA. Caranya dengan memasukkan suatu nomor kembar dalam suatu keluarga ke dalam kotak cm lama.

Untuk penomoran family folder kita akan membantu mengurutkannya.

gambar 1.67

Klik Dalam Wil apabila pasien masih berdomisili di dalam lingkup Puskesmas, klik Luar Wil apabila pasien berdomisili di luar lingkup Puskesmas atau klik Luar Kab, kalau pasien berasal dari luar Kabupaten.

Kemudian isilah kotak- kotak yang sudah tersedia dengan lengkap. Setelah itu klik Simpan Data.

Ingat, penomoran menggunakan CM Lama hanya dilakukan apabila pasien tersebut masih satu keluarga.

  • SISTEM PENOMORAN ASKESKIN

 

Apabila pasien memakai fasilitas Jamkesmas atau Jamkesmasda Anda juga harus mengisi kotak No Askes/ Askeskin yang sudah tersedia.

gambar 1.68

Kadang-kadang pasien tidak membawa kartu jamkesmas sehingga pendaftar kesulitan dalam memberikan nomor jamkesmas. Diaplikasi ini Anda tidak usah kawatir karenan program ini dilengkapi data base pasien jamkesmas dan jamkesmasda seluruh kab Kudus, adapun caranya adalah sbb:

Setelah Anda klik No Askes/ Askeskin, maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini, kemudian sesuaikan nomor yang ada pada kartu Jamkes/ Askes dengan nomor yang berada dibawah NO KARTU. Apabila sudah sesuai, Anda copy ke kotak No Askes/ Askeskin.

gambar 1.69

                                       gambar 1.70

 

  • EDIT PASIEN

 

Apabila terjadi kesalahan dalam pengentrian pasien dan sudah tersimpan,Anda dapat mengedit lagi. Caranya: kembali masuk ke Cari Identitas Pasien, masukkan nama dan alamat pasien yang akan Anda edit pada kotak yang telah disediakan. Kemudian klik Enter. Setelah itu klik Edit.

gambar 1.71

Setelah Anda klik Edit, maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

gambar 1.72

Kemudian edit data yang ingin Anda rubah, setelah itu klik Simpan Data.

Data pasien hanya akan diedit tetapi tidak akan terdaftar.

 

  • TAMBAH ANGGOTA KELUARGA

 

Apabila Anda akan menambah data pasien menjadi anggota keluarga pasien yang sebelumnya, Anda klik Tambah.

gambar 1.73

Setelah Anda klik, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini:

gambar 1.74

Didalam menu tambah, Anda hanya diminta mengisi nama, umur, jenis kelamin, tujuan berobat, kunjungan dan puskesmas saja, sedangkan data yang lain akan menyesuaiakan dengan data awal.

Kemudian klik Simpan Data.

  • ENTRY BP / KIA

Pada menu ini akan dijelaskan bagaimana kita mengentry diagnosa Dokter maupun Bidan pemeriksa.

  1. B.   DAFTAR TUNGGU

 

Masuklah ke menu SIMPUS, kemudian klik Daftar Tunggu pada kotak MENU TRANSAKSI.

gambar 1.75

Setelah Anda klik Daftar Tunggu, maka komputer Anda akan menampilkan tampilan sebagia berikut:

gambar 1.76

Diatas Anda bias lihat data nama- nama pasien yang telah Anda input pada saat entri loket.

Di situ juga dilengkapi fasilitas pencarian pasien dengan Nama maupun CM Lama.

Setelah Anda mengisi salah satu kotak “Nama” atau “CM Lama”, kemudian klik “Enter” atau “OK”.

gambar 1.77

Kemudian klik notrans, maka di layar komputer Anda akan muncul tampilan sebagai berikut.

gambar 1.78

Anda cukup mengisi kotak-kotak pada: Penyakit Utama, Kasus dan Pemeriksa. Kemudian klik Simpan Data.

Jika kode penyakit hafal, maka isikanlah kode lalu tekan tombol tab pada keyboard maka akan muncul penyakit yang kita kehendaki.

  • KUNJUNGAN SEHAT

 

Setelah Anda menyimpan data diatas, maka akan muncul tampilan edit data RJ. Form ini berguna untuk mengadakan perubahan pada transaksi rawat jalan. Misalnya tanggal salah, poli, diagnose, pemeriksa dll terjadi kesalahan entri.

Tombol kunjungan sehat berfungsi untuk mengentri tindakan imunisasi dan keluarga berencana.

gambar 1.79

Setelah itu klik kotak ”Kunjungan Sehat”. Sehingga mucul tampilan sebagai berikut:

gambar 1.80

Untuk kotak mengisi kotak Tindakan Anda tinggal memilih tindakannya dengan cara mengeklik tanda panah yang terdapat pada pojok kanan kotak.

Secara otomatis kotak Tarif akan terisi sendiri. Apabila pada kotak Tarif tersebut tidak sesuai dengan tarif yang ada, Anda bisa mengetik sendiri.

Untuk kotak Keterangan Anda bisa mengisi keterangan yang Anda butuhkan.

Setelah itu klik Tambah Data. Secara otomatis data yang baru saja Anda entri akan tertambah di tabel yang ada dibawah kotak- kotak.

 

  • TINDAKAN UGD

 

Apabila pada Puskesmas terdapat tindakan- tindakan UGD, Dimenu inilah Anda bisa mengentri datanya.

Untuk menginput Tindakan UGD Anda tinggal kembali lagi dengan mengklik menu Rawat Jalan.

gambar 1.81

Kemudian klik kotak Tindakan UGD. Maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

gambar 1.82

Setelah Anda klik menu Tindakan UGD, maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

gambar 1.83

Untuk pengisian kotak- kotak yang tersedia hampir sama dengan pengisian pada menu Kunjungan Sehat.

    

  • TINDAKAN KEPERAWATAN

 

Untuk menginput tindakan keperawatan yang terjadi pada Puskesmas, Anda klik Tindakan Keperawatan. Lihat gambar 1.82.

gambar 1.84

Untuk pengisian kotak- kotak yang tersedia hampir sama dengan pengisian pada menu Kunjungan Sehat.

Untuk kembali ke menu sebelumnya Anda bisa klik Back pada pojok kiri atas.

gambar 1.85

 

  • TINDAKAN LABORATORIUM

 

Menu ini digunakan untuk mengentri tindakan laboratorium pada Puskesmas.

Klik  menu Laboratorium.

gambar 1.86

kemudian isi kotak- kotak yang kosong sesuai dengan data telah Anda siapkan.

  • ENTRY PEMERIKSAAN PENUNJANG (EKG, RONTGEN)

 

Pada menu ini, kita akan dapat mengentri semua kegiatan penunjang di Puskesmas.

Klik Pemeriksaan Penunjang.

gambar 1.87

Setelah Anda klik, akan muncul tampilan sebagai berikut:

gambar 1.88

Form diatas digunakan untuk mengentri periksaan penunjang (rontgen, EKG).

Isilah kotak- kotak yang telah disediakan dengan data yang sudah Anda siapkan.

Setelah itu klik Tambah Data.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. LAPORAN-LAPORAN
  • LAPORAN KUNJUNGAN RJ

 

Untuk melihat data kunjungan pasien ke Puskesmas yang sudah terekap, Anda klik Lap.Kunjungan RJ yang terletak pada kotak Pelaporan.

gambar 1.89

Setelah itu akan muncul tampilan sebagai berikut:

gambar 1.90

Isilah kotak Mulai Tanggal dan Sampai Tanggal sesuai dengan keinginan Anda.

Pada kotak Puskesmas Anda dapat mengisi tujuan Puskesmas atau PKD yang ingin Anda lihat. Dengan cara mengeklik tanda panah pada kotak Puskesmas.

gambar 1.91

Dibawah adalah contoh laporan kunjungan RJ dari tanggal I Mei 2010 hingga 31 Mei 2010 Puskesmas Jepara

gambar 1.92

Anda juga dapat melihat data diatas dalam bentuk MS Word atau MS Excel, dengan cara mengeklik kotak Export Ke MS WORD atau Export ke EXCEL.

gambar 1.93

Setelah Anda klik Export Ke MS WORD, maka akan muncul tampilan sebagai berikut, kemudian klik “OPEN”.

gambar 1.94

Apabila muncul dialog seperti di bawah ini, Anda klik OK

gambar 1.95

Pelaporan dalam bentuk MS WORD

gambar 1.96

Pelaporan dalam bentuk MS EXCEL

gambar 1.97

  • LAPORAN RINCIAN RJ

 

Di menu ini Anda dapat melihat perincian keuangan rawat jalan yang terjadi di Puskesmas.

Caranya: klik menu Laporan Rinci RJ pada kotak Pelaporan.

gambar 1.98

Setelah Anda klik, maka di layar komputer Anda akan muncul tampilan sebagai berikut:

gambar 1.99

Isilah kotak- kotak yang telah tersedia sesuai dengan keinginan Anda. Setelah itu klik OK.

Setelah Anda mengisi kotak- kotak tersebut dan mengeklik OK, maka akan muncul tampilan seperti di bawah:

gambar 2.00

Tampilan diatas adalah penerimaan Puskesmas dari Instalasi rawat jalan dari tanggal 1-5- 2010 s/d 1-6-2010.

  • PENYEBARAN PENYAKIT RAWAT JALAN

 

Untuk melihat peta penyebaran penyakit, Anda dapat masuk ke menu Penyebaran Penyakit RJ.

Klik menu Penyebaran Penyakit RJ pada kotak Pelaporan.

gambar 2.01

Setelah Anda klik menu Penyebaran Penyakit RJ, akan muncul tampilan sebagai berikut:

gambar 2.02

Kemudian isilah kotak- kotak yang tersedia sesuai dengan keinginan Anda.

Untuk pengisian kotak Jenis Penyakit Anda hanya tinggal mengklik tanda panah yang terdapat pojok kotak kemudian pilih salah satu jenis penyakit yang sudah tersedia.

gambar 2.03

Setelah Anda mengisi semua kotak yang ada, kemudian klik OK. Setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar dibawah:

gambar 2.04

Setelah itu, pilih klik satu kecamatan yang ingin Anda lihat penyebaran penyakitnya.

Misal: saya ingin melihat penyebaran penyakit DBD di kecamatan Dawe. Maka saya akan klik tulisan “Dawe” pada peta. Setelah itu akan muncul;

gambar 2.05

Setelah muncul peta di atas, Anda dapat  mengeklik desa yang Anda inginkan. Misal Anda ingin melihat data penyebaran penyakit DBD di desa Piji.

Klik tulisan “Piji” pada peta.

gambar 2.06

Untuk melihat data yang lebih jelas tentang pasien yang terdaftar, Anda bisa mengklik nama pasien tersebut.

Jika Anda mengamati peta diatas, Anda akan melihat angka- angka yang ada pada setiap kecamatan. Angka- angka tersebut menunjukkan jumlah penderita penyakit.

  • LAPORAN 20 BESAR PENYAKIT RAWAT JALAN

 

Untuk mengetahui macam- macam penyakit yang menduduki peringkat 20 besar di setiap Puskesmas. Anda dapat mengeklik menu Lap.20 Besar Peny.RJ.

gambar 2.07

Setelah Anda klik, di layar komputer Anda akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

gambar 2.08

Isilah tanggal sesuai dengan keinginan Anda.

Untuk mengisi kotak Kelompok Anda dapat memilih pilihan yang sudah disediakan, dengan cara mengeklik tanda panah pada pojok kotak kelompok.

Untuk mengisi kotak Puskesmas Anda juga dapat memilih pilihan yang sudah disediakan. Dengan cara mengeklik tanda panah pada pojok kotak puskesmas.

Setelah itu klik OK.

gambar 2.09

Anda juga dapat melihat penyebaran penyakit tersebut secara terperinci.dengan cara mengeklik nama penyakit.

Setelah Anda klik, maka akan tampil:

gambar 2.10

Untuk melihat penyebarannya, caranya sama dengan saat kita melihat data penyebaran penyakit.

  • LAPORAN KESAKITAN RAWAT JALAN

 

Untuk melihat data  macam- macam penyakit dan jumlah penderita yang telah berobat ke puskesmas berdasarkan klasifikasi usia. Anda bisa masuk ke menu Lap.Kesakitan RJ.

gambar 2.11

Setelah Anda klik akan muncul:

gambar 2.11

Ganti tanggal sesuai dengan data yang ingin Anda lihat.

Pada kotak Puskesmas Anda bisa memilih data Induk atau PKD yang ingin Anda lihat. Dengan cara mengeklik tanda panah yang ada di pojok kotak.

Pada kotak Diagnosa Anda tidak perlu mengganti apa- apa.

Pada kotak Golongan Penyakit Anda bisa memilih golongan penyakit dengan cara mengeklik tAnda panah pada pojok kotak.

Anda tidak perlu mengganti Tanggal cetak.

Pada kotak Jumlah Rekord, Anda bisa ganti sesuai dengan jumlah penyakit yang Anda inginkan.

gambar 2.12

Dimenu ini kita juga dapat melihat data tersebut dalam bentuk MS WORD ataupun MS EXCEL. Dengan cara seperti saat kita menampilkan Laporan Rinci Rawat Jalan dalam bentuk MS WORD maupun MS EXCEL.

  • LAPORAN NTBS

 

Dimenu ini kita dapat melihat pelaporan tentang data pasien Balita yang berobat ke Puskesmas.

Caranya:

Klik menu Lap.NTBS.

gambar 2.13

Kemudian isilah kotak- kotak seperti pada contoh sebelumnya:

gambar 2.14

Kemudian klik OK.

gambar 2.15

Anda juga bisa melihat laporan ini dalam bentuk MS WORD atau MS EXCEL. Caranya seperti contoh- cantoh sebelumnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • LAPORAN ISPA

 

Di menu ini Anda dapat melihat data pasien penyakit ISPA di Puskesmas, Pustu, ataupun di Bidan desa yang telah dikelompokkan tiap desa.

Caranya:

Klik menu Lap ISPA.

gambar 2.16

Kemudian klik menu LAPORAN BULANAN ISPA/ PNEMONIA.

gambar 2.17

Isilah kotak- kotak tanggal yang tersedia dengan tanggal sesuai data yang ingin Anda lihat.

gambar 2.18

Apabila kita ingin melihat data pasien ISPA pada bulan Mei 2010. Gambar 2.18  adalah contoh, pengisian kotak Bulan dan Tahun. Setelah itu klik OK.

gambar 2.19

  • LAPORAN DIARE

 

Pada menu ini, Anda dapat melihat pelaporan penyakit diare dan penanganannya secara terperinci di puskesmas dan jaringannya.

Berikut langkah- langkah yang harus Anda tempuh:

Klik menu Laporan diare.

 

 gambar 2.20

 

Isilah kotak Bulan dengan tanggal mulai Anda ingin melihat datanya.

Isilah kotak Tahun dengan tanggal akhir Anda ingin melihat datanya.

 

 gambar 2.21

 

 

 

Kemudian klik OK.

gambar 2.22

 

  • LAPORAN  MINGGUAN WABAH RAWAT JALAN

 

     Untuk melihat penyebaran wabah di Kabupaten Kudus, Anda bis klik Lap W2 RJ.

gambar 2.23

     Setelah Anda klik Lap W2 RJ, maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

gambar 2.24

Apabila kita ingin melihat data wabah pada minggu pertama tahun 2010, diatas adalah contoh pengisian kotak Minggu Ke dan Tahun. Setelah itu klik OK.

gambar 2.25

IV.SIMO ( SISTEM MANAJEMEN OBAT )

 

  1. GUDANG OBAT

 

  • MENU TRANSAKSI

 

Klik Menu Transaksi pada menu SIMO.

gambar 2.26

Setelah Anda mengklik Menu Transaksi. Maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

gambar 2.27

Apabila Anda akan masuk ke menu ini, Anda harus memasukkan User Name dan Password terlebih dahulu. Untuk membuat User Name dan Password, Anda bisa menghubungi bagian Renval di DKK.

Setelah Anda mengisi USER NAME dan PASSWORD maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

gambar 2.28

  1. INPUT OBAT BELI

 

Menu ini digunakan apabila pihak DKK atau Puskesmas membeli obat dari luar. Untuk memasukkan ke program SIK, Anda klik Input Obat Beli.

gambar 2.29

Setelah Anda klik menu Input Obat Beli maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

gambar 2.30

Pada pojok kotak Golongan Obat, terdapat gambar panah kebawah. Fungsi panah itu untuk memudahkan Anda dalam mengkelompokkan golongan obat yang akan Anda input.

gambar 2.31

Diatas adalah tampilan apabila kita klik gambar panah pada pojok kotak Golongan Obat. Kemudian klik golongan obat yang ingin Anda entri.

Untuk kotak Obat, Anda isikan nama obat yag ingin Anda entri.

Untuk kotak Satuan, Anda isikan jumlah obat yang ingin Anda entri.

Kemudian klik Simpan.

  1. TERIMA DARI GUDANG FARMASI

 

Selama ini kita masih menerima pasokan obat dari Gudang Farmasi DKK. Setelah kita terima dari gudang farmasi, maka kita akan mengentrinya ke dalam program SIK.

Klik Terima dari gudang farmasi.

gambar 2.32

Setelah Anda klik akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini:

gambar 2.33

Untuk pengisian Tgl Transaksi harus sesuai dengan tanggal penerimaan obat dari gudang farmasi.

Untuk kotak Nobatch Anda tidak perlu diisi.

Untuk pengisian kotak obat Anda tinggal memilih pada pilihan yang telah tersedia dengan mengeklik gambar panah pada pojok kotak.

gambar 2.34

Setelah itu isilah Jumlah penerimaan dengan jumlah obat yang Anda terima.

Setelah itu klik Simpan.

Secara otomatis jumlah obat yang Anda entry akan menambah jumlah stok gudang obat Anda.

  1. INPUT OBAT BARU

 

Pada saat Anda mengentri data obat, kadang ada jenis obat yang belum terdaftar ( belum masuk dalam pilihan kotak obat), maka kita dapat menambah daftar jenis obat tersebut.

Klik Input Obat Baru.

gambar 2.35

Setelah Anda klik Input Obat Baru, tampilan komputer Anda akan berubah menjadi:

gambar 2.36

Untuk kotak Pilihan Obat Anda bisa klik gambar panah pada pojok kotak.

Setelah Anda isi kotak Pilih Obat maka secara otomatis semua kotak akan terisi sendiri.

Setelah itu klik Simpan.

  1. INPUT OBAT MASUK

 

Menu ini digunakan untuk mengentri obat dari gudang ke Puskesmas yang telah keluar ke sub unit maupun ke apotek Puskesmas itu sendiri.

Menu ini hanya dientri oleh petugas gudang obat Puskesmas.

Apabila kita ingin mendistribusikan obat ke sub unit, kita tidak akan login ke Puskesmas, melainkan ke sub unit yang akan kita beri obat.

Caranya:

Klik menu Input Obat Masuk.

gambar 2.37

Setelah itu akan muncul tampilan sebagai berikut:

gambar 2.38

Klik gambar panah pada kotak Obat. Kemudian pilih salah satu obat yang akan didistribusikan ke sub unit Puskesmas.

Isiliah kotak Jumlah Penerimaan dengan jumlah obat yang telah dikeluarkan oleh gudang obat Puskesmas.

Untuk Tgl Transaksi harus sesuai dengan tanggal diberikannya obat ke sub unit.

Apabila terdapat jenis obat yang tidak terdapat pada kotak Obat, kita bisa menambahnya. Dengan cara masuk ke menu Input Obat Baru, kemudian kita entri obat baru seperti pada judul Input Obat baru.

 

  1. APOTEK PUSKESMAS

 

Setelah menerima obat dari Gudang Obat Puskesmas, apotek akan mengeluarkannya untuk pasien. Berikut langkah- langkah pegawai apotek untuk mengentry obat untuk pasien:

Kembali ke menu SIMO. Klik Obat Pasien.

 

gambar 2.39

Setelah Anda klik menu Obat Pasien maka akan muncul tampilan seperti dibawah:

gambar 2.40

Isilah kotak Diurutkan dengan mengklik gambar panah pada pojok kanan kotak.

Setelah itu klik OK.

gambar 2.41

Gambar diatas adalah contoh daftar pasien Puskesmas pada tanggal 1 Mei 2010 diurutkan sesuai nama.

Untuk mempersingkat jalan, kita tidak perlu menempuh cara diatas. Kita bisa langsung mengisi kotak Nama yang tertera pada resep.

Contoh: Apabila saya ingin mencari pasien bernama Utari, petugas apotek tinggal mengetik 3 huruf pada kotak Nama yang kira- kira mengena, misal Ari.

Kemudian klik OK atau klik Enter.

Maka akan muncul tampilan seperti dibawah:

gambar 2.42

Setelah itu klik No CMnya. Sampai muncul tampilan seperti dibawah.

gambar 2.43

Isilah kotak- kotak diatas sesuai dengan resep yang Anda bawa.

Kemudian klik Tambah Data. Secara otomatis resep obat yang Anda entri akan terdaftar dalam tabel yang ada dibawahnya.

Apabila jenis obat yang terdapat dalam resep Anda lebih dari 2, setelah Anda klik Tambah Data kotak- kotak yang ada akan kosong kembali. Sehingga Anda dapat mengentri obat yang ke-2. Dan Seterusnya.

Untuk kotak Ket/ Dosis Anda isikan jumlah obat yang diberikan ke pasien, Misal: 3 X 1 hari.

 

 

 

 

 

  1. LAPORAN-LAPORAN
  1. LAPORAN GUDANG FARMASI

 

Pada menu ini kita dapat melihat pelapor petugas gudang obat Puskesmas kepada Gudang farmasi DKK.

Berikut langkah- langkah yang dapat Anda tempuh:

Klik menu Lap. Gudang farmasi.

 

gambar 2.44

Isilah kota- kotak yang tersedia dengan mengklik gambar panah yang ada di pojok kotak.

gambar 2.45

Kemudian Klik OK.

Anda juga dapat merubah format pelaporan ke dalam bentuk MS EXCEL, dengan cara mengklik Export ke excel. Apabila Anda ingin format MS EXCEL, Anda tidak perlu menekan OK. Jadi setelah mengisi kotak- kotak yang tersedia Anda langsung mengklik Export ke excel.

  1. LPLPO SUB UNIT

 

Dimenu ini Anda dapat melihat laporan penerimaan dan pengeluaran obat pada Puskesmas maupun Sub unit yang ada. Untuk melihatnya klik menu LPLPO sub Unit  pada menu SIMPUS.

gambar 2.46

Isilah kotak- kotak dibawah ini sesuai dengan pelaporan yang ingin Anda lihat.

gambar 2.47

Misal kita akan melihat LPLPO bulan Mei 2010 di Puskesmas Tahuna dan Sub unit yang ada dibawahnya.

Pada kotak Bulan Anda isi bulan Mei.

Pada kotak Tahun Anda isi tahun 2010.

Pada kotak Puskesmas Anda isi Semua Unit.

Pada kotak Golongan Obat Anda isi Semua Gol Obat.

Kemudian klik OK

Maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

gambar 2.48

  1. LAPORAN PENERIMAAN DAN PENGELUARAN GUDANG OBAT (LPLPO GUDANG OBAT)

 

Pada menu ini Anda dapat melihat laporan penerimaan dan pengeluaran yang terjadi pada gudang obat Puskesmas. Untuk melihat laporan tersebut, Anda bisa klik SIMO.

gambar 2.49

Setelah Anda klik LPLPO GUDANG OBAT, akan muncul tampilan sebagai berikut:

gambar 2.50

Isilah kotak- kotak yang sudah tersedia dengan cara mengklik gambar panah pada kotak- kotak dan memilih pilihan yang sudah tersedia.

Setelah itu klik OK, dan layar komputer Anda akan memunculkan tampilan sebagai berikut:

gambar 2.51

  1. 4.   LPLPO OBAT BELI

 

Pada menu ini kita dapat melihat obat beli yang keluar masuk dari gudang. Berikut langkah- langkah yang dapat Anda tempuh:

Klik menu LPLPO Obat Beli.

 

gambar 2.52

Isilah kotak- kotak yang sudah tersedia dengan cara mengklik gambar panah pada kotak- kotak dan memilih pilihan yang sudah tersedia.

Setelah itu klik OK.

 

gambar 2.53

  1. LAPORAN PENGELUARAN GUDANG OBAT

 

Pada menu ini kita dapat melihat berapa banyak obat yang telah keluar dari Gudang Obat Puskesmas ke sub unit yang ada pada Puskesmas tersebut.

Untuk melihat laporan tersebut kita hanya bisa melihat apabila kita login ke Puskesmas. Misal untuk melihat pengeluaran gudang obat Puskesmas Kaliwungu, kita harus login dulu ke Puskesmas Kaliwungu.

Berikut langkah- langkah yang harus Anda tempuh:

Klik menu SIMO, kemudian klik Pengeluaran Gudang Obat.

gambar 2.54

Setelah itu di layar komputer Anda akan muncul tampilan sebagai berikut:

gambar 2.55

Isilah kotak- kotak yang sudah tersedia dengan cara mengeklik gambar panah pada kotak- kotak dan memilih pilihan yang sudah tersedia.

Kemudian klik OK.

gambar 2.56

Setelah Anda klik OK, maka akan muncul tampilan seperti di atas. Diatas adalah tampilan Laporan Pengeluaran Gudang Obat Puskesmas Tahunan pada bulan Mei 2010.

  1. LAPORAN PEMAKAIAN OBAT PER UNIT

 

Untuk melihat jumlah obat dan obat apa saja yang telah diberikan kepada pasien, kita bisa melihatnya di menu Pemakaian Obat Per Unit.

Berikut adalah langkah- langkah yang musti Anda tempuh untuk melihat pelaporan ini.

Klik Menu SIMO, kemudian klik Pemakaian Obat Per Unit.

gambar 2.57

Setelah itu di layar komputer Anda akan muncul tampilan seperti tampilan yang ada dibawah, isilah kotak- kotak yang telah tersedia. Setelah itu klik OK.

gambar 2.58

Setelah Anda klik OK, maka di layar komputer Anda akan muncul tampilan sebagai berikut:

gambar 2.59

  1. LAPORAN STOK AKHIR OBAT PER UNIT

 

Apabila kita ingin melihat jumlah stok akhir obat yang ada pada sub unit yang ada, kita bisa melihat pada menu ini. Jadi petugas gudang obat bisa lebih mudah untuk mendistribusikan obat. Berikut adalah langkah- langkah yang harus Anda tempuh:

Klik menu SIMO, setelah itu klik Stok Akhir Obat Per Unit.

gambar 2.60

Setelah Anda klik Stok akhir Obat Per Unit, maka di komputer Anda akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini:

gambar 2.61

Setelah muncul tampilan seperti gambar di atas, isilah kotak- kotak yang tersedia.

Setelah itu, klik OK.

gambar 2.62

  1. 8.   DAFTAR OBAT MASUK

 

Pada menu ini Anda dapat melihat daftar obat yang diterima oleh Gudang obat Puskesmas. Berikut langkah- langkah yang musti Anda tempuh untuk melihat pelaporannya:

Klik Daftar Obat Masuk.

 

 gambar 2.63

Isilah kotak- kotak yang tersedia, kemudian klik OK.

 

 gambar 2.64

Setelah itu di akan tampilan seperti gambar dibawah ini:

gambar 2.65

  1. 9.   DAFTAR OBAT KELUAR KE PUSTU


Menu ini bentuk pelaporan obat yang telah dikeluarkan dari Gudang Obat puskesmas ke Sub unit. Berikut langkah- langkah yang dapat Anda jalankan:

Klik menu Daftar Obat Keluar ke Pustu.

 

                                  gambar 2.67

Isilah kotak- kotak yang tersedia, kemudian klik OK.

 

 gambar 2.68

 

Berikut adalah tampilan setelah Anda mengklik OK.

 

 gambar 2.69

 

 

 

 

  1. 10.                DAFTAR OBAT RUSAK

 

Pada menu ini Anda dapat menghitung jumlah obat rusak dan melihat apa saja jenisnya. Berikut langkah- langkah yang dapat Anda tempuh:

Klik menu Daftar Obat Rusak

 

 gambar 2.70

 

Isilah kotak- kotak yang tersedia, kemudian klik OK.

gambar 2.71

Berikut adalah tampilan setelah Anda mengklik OK.

gambar 2.72

 

 

 

  • Kompilasi Data Resep

Pada menu ini kita dapat melihat perincian penggunaan obat generik,antibiotic dan injeksi di Puskesmas dan sub unitnya

Berikut langkah- langkah yang dapat Anda jalankan:

Klik menu Kompilasi data Resep.

 

 gambar 2.73

 

Isilah kotak- kotak yang tersedia sesuai dengan data yang ingin Anda lihat, kemudian klik OK.

 

 gambar 2.74

 

Setelah itu akan muncul tampilan sebagai berikut:

gambar 2.75

  • Monitoring Obat

Menu ini digunakan untuk memonitor 3 jenis penyakit, yaitu:ispa, diare dan Artritis Rematoid. Disamping itu kita juga dapat melihat pemberian obat yang telah dilakukan oleh Puskesmas.

Berikut langkah- langkah yang dapat Anda jalankan:

Klik menu Moniitoring Obat.

gambar 2.76

Isilah kotak- kotak yang tersedia sesuai dengan data yang ingin Anda lihat, kemudian klik OK.

gambar 2.77

Andapun biisa merubah bentuk pelaporannya menjadi MS EXCEL dengan cara mengklik Ekspor ke Ekcel.

  • Monitoring Resep

Memonitor jumlah obat yang digunakan untuk mengobati pasien ISPA, diare dan

Artrirtis Rematoid.

Berikut, langkah- langkah yang musti Anda tempuh:

Klik menu Moniitoring Resep.

 

 gambar 2.78

 

 

Isilah kotak- kotak yang tersedia sesuai dengan data yang ingin Anda lihat, kemudian klik OK.

gambar 2.79